Sekolah ini ditujukan untuk menjadi ruang belajar bagi peserta proses belajar. Dalam sekolah ini jelas ada kegiatan dan proses belajar-mengajar, ada peserta belajar, ada guru, ada fasilitator yang memfasilitasi proses belajar, ada kurikulum belajar yang jelas dan output serta pendokumentasian proses belajar.
Dalam hal ini, yang menjadi peserta belajar, sesuai dengan kesepakatan dalam diskusi yang diselenggarakan oleh fasilitator yang mengelola lingkar belajar ini adalah aktifis baik aktifis organisasi non pemerintah maupun organisasi tani lokal-- yang menjadi pemula dan pemulai gerakan rakyat di masing-masing wilayah. Wilayahnya, untuk sementara, sebagai permulaan proses belajar dimulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bengkulu yang memiliki persamaan isu yaitu melakukan pelawanan radikal terhadap perhutanan dan perkebunan. Peserta belajar tersebut terdiri dari :
Nama-nama orang di atas telah diidentifikasi secara cermat oleh pengelola lingkar belajar, dengan pertimbangan utama bahwa orang-orang ini mampu untuk ikut dalam keseluruhan proses belajar dan dapat mentransfer apa yang diperolehnya ke lingkar gerakannya masing-masing.
Berbicara fasilitator atau pengelola, lingkar belajar ini dikelola oleh orang-orang --anggota KARSA yang juga telah menyatakan komitmennya untuk mengelola proses belajar ini. Nama-nama pengelola juga ditentukan berdasarkan pengalaman orang tersebut dalam gerakan di wilayah terkait. Pengelola lingkar belajar ini terdiri dari :
Tabel
Ringkasan Kegiatan, Proses, Waktu dan Lokasi Belajar
| TEMA | PROSES | BAHAN | Nara Sumber | Lokasi | Pekerjaan Rumah | Waktu |
| Memahami Gerakan-gerakan di Dunia Ketiga | Membaca dan Mencatat Diskusi Meresensi Presentasi Refleksi | Memahami Gerakan-gerakan Rakyat Dunia Ketiga (Noer Fauzi, Insist). Gerakan-gerakan Rakyat di dunia Ketiga (Noer Fauzi, Resist Book) | Noer Fauzi | Yogyakarta | Membuat tulisan yang melingkupi rekontruksi dan pilihan atas gerakan yang dilakukan di tempat masing2. (selesai, 1 September 2005) Resensi salah satu dari dua buku Noer Fauzi (selesai, 1 September 2005) | Bulan 1 (awal Agustus) |
| Mengenali dan Memahami Tipe dan Contoh-contoh Gerakan Rakyat di Indonesia | Membaca dan Mencatat Diskusi Meresensi Presentasi Refleksi | Tulisan dari tiap Organisasi (SPP, SEKTI, ORTAJA, STAB). | Peserta dari tiap Organisasi. Pimpinan-pimpinan Organisasi Rakyat Tingkat Nasional Orang yang mengikuti perjalanan gerakan rakyat di Indonesia (George Aditjondro dan Syamsir Muhammad) | Yogyakarta | Bulan 2 (akhir September) | |
| Memahami dan Mengenali Asal-usul Kasus dan Gerakan Rakyat di Lokal: | ||||||
| 1. Tapal Kuda Jatim (SEKTI) | Jember, Jawa Timur | Bulan 3 | ||||
| 2.Jateng (ORTAJA) | Semarang, Jawa Tengah | Bulan 4 | ||||
| 3. Bengkulu (STAB) | Bengkulu | Bulan 5 | ||||
| 4.Priangan Timur, JABAR (SPP | Garut, Jawa Barat | Bulan 6 | ||||
| Monitoring dan Evaluasi | Yogyakarta | Bulan 7-12 |
Dari proses belajar di atas, diharapkan dapat dicapai keluaran sebagai berikut :