MEMBER LOGIN

USERNAME :
PASSWORD :

SEARCH

REPORT & REFERENCE

[archives]

EVENT KARSA

02 Juli 2008, Lokakarya II "Peningkatan Kinerja ORNOP Berbasis Ketidakpuasan Pelanggan" [ details ]
29 Mei 2008, Diskusi Mengenal "Credit Union" [ details ]
03 Mei 2008, Diskusi "Debat Klasik Agrarian Question" bersama Gunawan Wiradi [ details ]
03 April 2008, Diskusi Bersama Ex-Panitia LR Sleman [ details ]
[archives]
Musyawarah Wilayah (Muswil) I Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sulawesi Selatan
03 September 2008
            Muswil I AMAN Sulsel berjalan dalam suasana kondusif dan demokratis, walaupun penuh dinamika dan alot. Melalui Muswil ini, komunitas adat yang berada di wilayah Sulawesi Barat dan Luwu Raya mempersiapkan diri untuk membentuk pengurus wilayah sendiri sesuai statuta organisasi dan tuntutan wilayah administrasi pemerintahan Propinsi Sulbar. Namun dipercaya dan diyakini bahwa semua proses yang terjadi dalam forum pengambilan keputusan tertinggi di organisasi AMAN Sulsel bernilai positif terhadap pengembangan dan eksistensi AMAN serta penguatan gerakan masyarakat adat di nusantara ini.
          Rangkaian proses kegiatan yang dilakukan pada tanggal 15 Maret 2008 meliputi pembukaan, seminar umum bersama 6 orang narasumber diantaranya Abdon Nababan (Sekjen AMAN), Julianus P. Limbeng (Departemen Pariwisata dan Budaya RI), Yusuf Biringkanae (Kepala Bapedalda Tana Toraja), Werima Mananta (Masyarakat Adat Korban), A. Anton Pangerang (Aktivis Pemerhati Masyarakat Adat) dan Hedar Laudjeng (Dewan Kehutanan Nasional). Sedangkan moderatornya adalah Mustam Arif (Direktur Jurnal Celebes). Setelah seminar dilanjutkan dengan sarasehan-sarasehan dalam enam kelompok. Rangkaian proses kegiatan tanggal 16 Maret 2008 berupa pelaksanaan muswil I AMAN Sulsel. Sedangkan pada tanggal 17 Maret 2008 adalah peringatan Ulang Tahun AMAN IX serta penutupan dan kunjungan wisata.
          Rekomendasi yang dihasilkan pada muswil I AMAN Sulsel 2008 digodok dari 6 sarasehan yang temanya disesuaikan dengan gerakan organisasi masyarakat adat, yaitu (1) Sarasehan Hutan Adat, (2) Sarasehan FPIC (3) Sarasehan Perempuan Adat (4) Sarasehan Partisipasi Politik (5) Sarasehan Pemuda, Pemudi dan Anak-anak Adat, dan (6) Sarasehan Sawit. (Rekomendasi selengkapnya dapat dilihat di notulensi, arsip ada di KARSA)
        Hasil Muswil I AMAN Sulsel 2008 telah melahirkan beberapa keputusan yang terkait dengan kepengurusan, kebijakan dan arah program organisasi selama 5 (lima) tahun kedepan (2008-2013). Hasil-hasil keputusan tersebut yakni :
    Dewan AMAN Sulsel :
    Ketua: Drs. Yusuf Biringkanae,Msi
    Anggota    :
    1. Maryam Bombong
    2. Pdt. Rudy Lombongan, ST.h
    3. Rosina Palloan, SE
    4. Drs. Harun Tiranda Rammang
    Catatan : Dewan AMAN wilayah Sulsel terdiri dari 11 perwakilan karena belum ada wakil dari Bugis, Makasar sehingga penetapan 6 orang yang akan duduk sebagai Dewan AMAN Sulsel menunggu hasil Musda kedua wilayah tersebut.
       
        Badan Pengurus Harian AMAN Wilayah Sulsel, Ketua yang terpilih : SIRAJUDIN. Selanjutnya ketua terpilih akan menyusun kelengkapan pengurus wilayah AMAN Sulsel sesuai kebutuhan organisasi dengan meminta pertimbangan dari Dewan AMAN Sulsel.
            Program strategis pengurus wilayah AMAN Sulsel periode 2008-2013 merupakan hasil sidang pleno komisi A (program kerja) dan sidang pleno komisi B (rekomendasi dan resolusi).     Penyusunan program ini didasarkan pada pengelompokan tujuan sebagai berikut :Program strategis : berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi, bermartabat secara budaya.
        Peringatan Hut AMAN IX dan penutupan muswil I AMAN Sulsel diisi oleh berbagai rangkaian acara oleh peserta Muswil I AMAN Sulsel. Salah satunya adalah orasi-orasi dari masing-masing perwakilan komunitas adat seperti perwakilan dari komunitas adat Luwu Raya, Mamasa, Toraya, Mandar, Bugis, dan Makasar. Penutupan diikuti oleh unsur Muspida Pemerintah Daerah Tana Toraja. Muswil I AMAN ditutup oleh Bupati Tana Toraja (Johannes Amping Situru).
 
Tulis KomentarLihat KomentarKirim ke TemanArsip Berita